Senin, 31 Maret 2014

Ujian Praktek TIK
Silahkan Download disini
Read More ->>

Sabtu, 22 Maret 2014

Maldini Pali

        Maldini Pali : Si Kaki Emas dari Mamuju




Maldini Pali merupakan putra Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Kini dia menjadi pemuda paling diidolakan sekaligus menjadi panutan bagi pemuda Mamuju maupun Sulbar secara keseluruhan. Prestasinya bersama timnas U-19 saat Piala AFF U-19 dan Pra Piala Asia (PPA) U-19 telah memberi kebanggaan bagi masyarakat Sulbar dan Indonesia.

Bermain sebagai penyerang sayap kanan, Maldini mampu menunjukkan permainan terbaiknya di setiap laga. Meskipun tidak selalu bermain sejak menit awal tetapi kontribusi Maldini bagi tim sangat besar ketika dimainkan.

Saat Piala AFF U-19 lalu dirinya pernah bermain sebagai pemain inti maupun pemain pengganti. Dia bisa memberikan kontribusi yang sama baiknya. Indra Sjafri memang nampaknya sengaja untuk menyimpannya lebih dahulu dan baru memainkannya ketika serangan mulai buntu atau pertahanan lawan mulai kelelahan. Maldini yang memiliki pace dan kecepatan gocek bola tentu akan menyulitkan lawan untuk menjaganya.

Representasi Keunggulan Pesepakbola Indonesia

Bisa dibilang apa yang dimiliki oleh Maldini Pali merupakan kekhasan dari kekuatan pesepakbola Indonesia. Sejak era Tony Pogacnik melatih Indonesia di dekade 1950-an, bisa dikatakan kekuatan khas sepak bola Indonesia terletak pada lari jarak pendek di sisi sayap disertai dengan dribble bola yang bagus. Dan Maldini memiliki semua hal untuk menjadi pemain sayap yang ditakuti lawan.

Maldini Pali memiliki kecepatan. Mungkin kecepatan larinya bisa dibandingkan dengan penyerang Indonesia lainnya yang lebih senior seperti Andik Vermansyah, maupun Okto Maniani. Bedanya dengan dua pemain yang lebih senior tersebut adalah Maldini tidak terlalu egois ketika membawa bola dibuktikan dengan umpannya yang lebih baik kepada rekannya serta memiliki kemampuan umpan silang yang cukup baik. Saat laga melawan Korsel, Maldini melepaskan empat umpan silang dimana dua diantaranya berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh rekannya.
Untuk teknik membawa bolanya sudah tidak diragukan lagi. Maldini yang mulai belajar bermain sepak bola di SSB Manakarra ini sangat lihai dalam membawa bola dan mengelabui pertahanan lawan.

Dalam pertandingan menghadapi Korea Selatan sangat jelas kontribusi besar dari Maldini Pali. Dia memberi assist untuk gol kedua Indonesia yang dicetak oleh Evan Dimas. Dia juga memberi key pass untuk gol ketiga Indonesia. Prosesnya mirip. Evan memberi bola kepada Maldini yang lantas menusuk pertahanan Korsel lalu memberi umpan diagonal mendatar. Bedanya di gol kedua bola langsung diterima Evan Dimas sementara gol ketiga melalui bantuan sentuhan dari Muchlis.

Kedua gol itu menunjukkan kemampuan besar Maldini Pali. Sebagai penyerang sayap dia punya tugas melayani sang penyelesai, yang di timnas U-19 bisa Muchlis maupun Evan Dimas. Maldini yang punya kemampuan dribbling bagus ini membuat pertahanan Korsel longgar. Dia mampu melewati 2-3 pemain. Shim Jehyoek dan Seol Taesu yang seharusnya berperan sebagai gelandang bertahan dan menutup pergerakan Evan Dimas jadi harus mendukung bek kiri Korsel yang kerepotan menjaga Maldini sehingga ketika Maldini dijaga 2 atau 3 orang, Evan Dimas bisa lebih leluasa untuk menciptakan ruang bagi dirinya guna melepaskan tembakan.

Untuk meningkatkan kemampuannya, salah satu yang perlu benar-benar dilatih oleh Maldini adalah penyelesaian akhir. Akurasi tendangan ke gawang dan menyelesaikan peluangnya masih kurang jika dibandingkan Evan Dimas, Muchlis maupun Ilham Udin.

Terkait dengan kerjasama apiknya bersama dengan Evan Dimas selama Piala AFF U-19 dan PPA U-19 ini, Maldini menegaskan bahwa dirinya sudah sehati dengan Evan Dimas. Wajar saja karena keduanya sudah bermain bersama sejak usia mereka baru 15 tahun. Chemistry antar keduanya sudah terbentuk dengan baik sehingga sama-sama saling mengetahui kebiasaan masing-masing. Maldini tahu harus memberi umpan kemana dan seperti apa karena sudah hapal betul dengan gaya main dari Evan Dimas.

Perjalanan Karir Maldini Pali

Maldini Pali mungkin tidak terlahir dari keluarga yang kaya raya, tetapi dia pantas bersyukur tumbuh dalam keluarga yang sangat mencintai sepak bola. Orang tuanya, Pangloli Pali dan Esti Tambing merupakan penggemar berat sepak bola.

Namanya diambil dari legenda AC Milan, Paolo Maldini. Bahkan sempat diperkirakan saat dalam kandungan Maldini Pali memiliki saudara kembar. Ketika tahu akan punya anak kembar, kedua orang tuanya menyiapkan nama Mancini Pali. Tetapi, ternyata Maldini tidak terlahir sebagai anak kembar.

Orang tuanya bekerja sebagai pegawai rendahan di Biro Hukum kantor Gubernur Sulbar. Dia memiliki dua adik yaitu Delvi Aditia dan David Peprigo. Keluarganya sederhana, tapi beruntung bagi Maldini dia memperoleh dukungan penuh dari keluarga untuk mengembangkan bakat sepak bolanya.

Saat SMA, Maldini pindah sekolah ke SMA Ragunan di Jakarta untuk mengembangkan bakat sepak bolanya. Dia lalu lolos dalam rekrutmen pemain Indonesia Football Academy (IFA). Maldini bahkan menjadi salah satu dari tiga pemain Indonesia yang sempat berlatih di Leicester City, Inggris, selama tiga bulan.

Namun, semuanya tidak berjalan mulus. Sepulangnya ke Indonesia, IFA dibubarkan. Tetapi Maldini Pali tidak patah semangat. Dia tetap giat berlatih sembari bersekolah. Akhirnya titik terang kembali datang saat dirinya terpilih masuk Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yang berlatih dan berkompetisi di Uruguay.

Berkat peningkatan kemampuannya, Maldini terpilih masuk timnas Indonesia U-17 dan U-19. Maldini turut mengantarkan Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam dalam drama adu penalti yang berkesudahan 7-6 untuk Garuda Muda. Pengagum Lionel Messi ini pun berkontribusi penting dalam PPA U-19.

Menginspirasi Kegairahan Olahraga di Mamuju

Pemilik nomor punggung 15 ini tidak hanya berhenti di situ. Maldini mampu memberi inspirasi terhadap bergairahnya sepak bola di Mamuju, Sulbar.

Pemuda bertinggi 168cm ini diberi hadiah rumah mewah seharga Rp680 juta dari gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Menurut Adnan, rumah yang berada di Perumahan Mutiara Gading, Mamuju itu diberikan setelah dirinya berkonsultasi dengan wakil gubernur, sekda dan pimpinan DPRD Sulbar.

Tidak hanya itu, ke depan Pemprov dan DPRD Sulbar untuk APBD 2014 akan mengalokasikan dana guna membeli lahan dua hektar untuk kampung atlet berprestasi nasional dan internasional. Pemda Sulbar pun akan lebih memikirkan olahraga untuk prestasi ke depannya. Mamuju dan Sulbar secara keseluruhan yang selama ini kurang bergairah di bidang olahraga pun seketiga bergairah berkat prestasi yang ditorehkan oleh Maldini Pali.

Prestasi Maldini pun turut menggairahkan sepak bola Mamuju. Persemaju, klub asal Mamuju hingga kini masih berkutat di Divisi I. Alhasil masyarakat di Mamuju dan daerah lain Sulawesi Barat lebih dekat dengan PSM Makassar. Sulawesi Barat sendiri merupakan pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan pada 2004 lalu.

Selama libur Maldini berlatih bersama rekan-rekannya di SSB Manakarra, Sulbar. Dia mengikuti setiap arahan dari pelatih Manakarra, M. Irfan Rahman, seperti latihan tanpa bola untuk melatih reaksi kecepatan, melompat, gerak tipu dengan dan tanpa bola, serta penyelesaian akhir. M. Irfan Rahman merupakan pelatih sejak Maldini belum genap 12 tahun. Semenjak kehadiran Maldini, latihan SSB Manakarra pun lebih lama satu jam. Jika sebelumnya dimulai pukul 3 sore maka sekarang pukul 2, anak-anak sudah berkumpul. Ini berkat Maldini yang memotivasi anak-anak SSB Manakarra untuk lebih giat berlatih demi perkembangan yang lebih baik.

Maldini dan Timnas U-19 memang telah menjadi motivasi baru bahwa masih ada yang bisa dibanggakan dari Indonesia. Negeri yang sedang mengalami keterpurukan di segala lini kehidupannya. Semoga kegairahan untuk maju di bidang olahraga ini bisa terus bertahan dan benar-benar menghasilkan banyak prestasi.

(sumber : pulsk.com )
Read More ->>

Kamis, 27 Februari 2014

Dream Catcher

Dream Catcher






Dream catcher atau penangkap mimpi berakar pada tradisi orang-orang penduduk pribumi Amerika (Indian) menggantungkan sebuah jaring-jaring simbolis di atas tubuh seseorang yang tidur untuk melindunginya dari mimpi buruk. Sebuah dream catcher terbuat dari sebuah simpul kayu berbentuk lingkaran yang di dalamnya terdapat sebuah jaring anyaman dengan lubang di tengahnya. Di bagian bawah lingkaran kayu itu terdapat dua atau lebih bulu yang tergantung-gantung. Dengan digantungkan di atas orang yang sedang bermimpi, dream catcher akan menyaring mimpi-mimpi dari udara malam, dan hanya akan membiarkan mimpi-mimpi yang baik dan pesan-pesan yang penting saja yang masuk ke dalam orang tersebut.
Ada banyak sekali legenda-legenda indah mengenai asal usul dream catcher ini, yang menceritakan apa yang bisa dilakukan oleh penangkap mimpi itu. Indian Lakota, misalnya, mempercayai bahwa mimpi yang baik ditangkap untuk menjadi bagian dari jaringan kehidupan, sementara mimpi-mimpi buruk akan lewat begitu saja melalui lubang yang ada di tengah penangkap mimpi. Legenda suku Navajo, Ojibwe, dan Chippewa menyatakan bahwa jaring itu menangkap mimpi buruk, mencegahnya masuk ke dalam impian, sementara mimpi-mimpi yang baik akan lewat melalui lubang di tengahnya. Dalam legenda ini, sinar matahari pagi akan memurnikan jaring itu dari mimpi-mimpi buruk yang ditangkapnya semalam. Penangkap mimpi untuk anak-anak dengan legenda yang disebut terakhir ini memiliki sebuah bulu di lubang tengahnya sehingga mimpi-mimpi yang baik bisa masuk ke dalam bulu itu dan masuk ke dalam mimpi.
Penangkap mimpi tradisional memiliki delapan titik tempat jaring menempel pada lingkaran, hal ini melambangkan delapan kaki laba-laba. Laba-laba melambangkan energi penciptaan kaum wanita, kebijaksanaan, dan pembelajaran. Dalam kebudayaan orang Indian, penangkap mimpi sangat penting untuk digantungkan di atas tempat tidur bayi supaya bayi terlindung dari mimpi buruk atau “angin jahat” (energi yang buruk). Penangkap-penangkap mimpi ini, kesemuanya dibuat dari simpai dan urat jaring pohon willow, tidak dibuat untuk dipakai selamanya. Ketika si anak tumbuh dewasa, penangkap mimpi ini biasanya diganti dengan yang baru untuk siklus kehidupan si anak berikutnya.
Meskipun gagasan tentang mimpi merupakan gagasan yang umum dikaitkan dengan dream catcher, tampaknya tujuan pemaknaan yang sesungguhnya dari penangkap mimpi ini lebih luas lagi. Legenda suku Lakota, misalnya, meyakini bahwa selama perjalanan kehidupan banyak kekuatan yang bisa menghalangi kesadaran atas Roh Besar. Keyakinan pada Roh Besar bisa membuat penangkap mimpi tidak hanya akan menangkap mimpi-mimpi baik namun juga visi, gagasan, dan peluang yang baik yang bisa membantu seseorang mencapai tujuan dan cita-citanya. Oleh karena itu, dream catcher tidak hanya berguna untuk tidur saja, namun lebih merupakan totem atau jimat yang dipercaya oleh sementara orang bisa memusatkan energi baik dan menghilangkan energi negatif.
Dewasa ini, dream catcher telah diadopsi dan dipopulerkan di kebudayaan Barat sebagai sebuah benda hiasan dan alat New Age. Anda bisa menemukan dream catcher di internet dan toko-toko barang-barang hadiah istimewa.

Read More ->>

Rabu, 12 Februari 2014

           Skuad TIMNAS U-19


         

          Tim nasional sepak bola U-19 Indonesia adalah tim nasional sepak bola yang berisikan para pemain di bawah usia 19 tahun, yang mewakili Indonesia pada sepak bola internasional. Tim ini berada di bawah kendali Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Pada Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013, Indonesia untuk pertama kalinya berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam melalui adu penalti.

Skuad saat ini 


No. Pos. Nama Pemain Tanggal lahir (umur) Tampil Gol Klub
1 GK Ravi Murdianto 8 Januari 1995 (umur 19)

Bendera Indonesia Mitra Kukar
23 GK Awan Seto Raharjo 20 Maret 1997 (umur 16)

Unattached

GK M Diky Indrayana




2 DF Putu Gede Juni Antara 7 Juni 1995 (umur 18)
1 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
3 DF Febly Gushendra 24 Februari 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Diklat Ragunan
4 DF Mahdi Fahri Albaar 27 September 1996 (umur 17)

Unattached
5 DF Muhammad Fatchurohman 28 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persekap Pasuruan
13 DF Muhamad Sahrul Kurniawan 5 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persinga Ngawi
18 DF Hansamu Yama Pranata 16 Januari 1995 (umur 19)

Unattached

DF Bagas Adi Nugroho 8 Maret 1997 (umur 16)

Bendera Indonesia Sriwijaya U-21

DF Eriyanto 12 Maret 1996 (umur 17)

Bendera Indonesia Persib U-21

DF Ryuji Utomo Prabowo 1 Juli 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persib U-21

6 MF Evan Dimas Darmono 13 Maret 1995 (umur 18) 13 11 Unattached
8 MF Muhammad Hargianto 24 Juli 1996 (umur 17)
2 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
11 MF Hendra Sandi Gunawan 10 Februari 1995 (umur 19)

Bendera Indonesia Persiraja Banda Aceh
17 MF Paulo Oktavianus Sitanggang 17 Oktober 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Mitra Kukar
19 MF Zulfiandi 17 Juli 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia PSSB Bireuen

MF Alqomar Tehupelasury 16 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Nusa Ina

MF Ichsan Kurniawan 25 Desember 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Sriwijaya U-21

MF Irfandy Zein Al-Zubeidi


Bendera Indonesia Nusa Ina

7 FW Muhammad Dimas Drajad 30 Maret 1997 (umur 16)

Bendera Indonesia Gresik Utd U-21
9 FW Dinan Yahdian Javier 6 April 1995 (umur 18)

Unattached
10 FW Muchlis Hadi Ning Syaifulloh 26 Oktober 1996 (umur 17)
4 Bendera Indonesia PSM Makassar
15 FW Maldini Pali 27 Januari 1995 (umur 19)
1 Bendera Indonesia PSM Makassar
20 FW Ilham Udin Armayn 10 Mei 1997 (umur 16)
4 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
31 FW Yabes Roni Malaifani 06 Februari 1995 (umur 19) 2 1 Bendera Indonesia Persap Alor

FW Miftahul Hamdi


Bendera Indonesia Persiraja Banda Aceh

FW Septian David Maulana 1 September 1996 (umur 17)

Bendera Indonesia Diklat Salatiga

FW Reza Fahlevi Maldini Sitorus


Bendera Indonesia PSDS Deli Serdang
Read More ->>

Jumat, 20 Desember 2013

S.O.S : Sensation of Stage


S.O.S : Sensation of Stage





        Pada postingan kali ini, admin mau membahas salah satu Girlband Indonesia yakni S.O.S (dibaca : es o es). S.O.S adalah singkatan dari sensation of stage. Mereka adalah sister-nya S4 (S4 bisa dibaca di postingan sebelumnya). Girlgroup  yang beranggotakan enam wanita cantik yaitu, Mary, J.L, SUN, Yeye, PB, dan A.G lahir melalui ajang pencarian bakat Galaxy Superstar season 1. Sama dengan S4, meereka juga di-training di Korea selama kurang lebih satu tahun.
S.O.S debut pada tanggal 14 Februari 2013 yang lalu dengan single hits pertama mereka Drop It Low. Baru-baru ini mereka menjadi the winner SBS POP ASIA 2013 dengan mengalahkan girlband dari korea seperti f(x), T-ara, SNSD, 2ne1 dan lain-lain. Tentu kesuksesan yang mereka dapat bukan dengan cara instan layaknya girlband di tanah air yang hanya modal tampang, namun dengan perjuangan yang keras dan tekad yang kuat.
Berikut profil member S.O.S :

      1. Maria Olivia Budiman (Mary)

      Nama Lengkap : Maria Olivia Budiman
Nama Panggung : Mary
Posisi : Leader
Tempat lahir : Surabaya, Jawa Timur
Tanggal Lahir : 21 Desember 1989
Account Twitter : @MariaOliviaB



                            Mary dan Jessica Mila ketika menjadi agent mission-X



     Sannia Arumasari (SUN)

Nama Lengkap : Sannia Arumasari
Nama Panggung : Sun
Tanggal Lahir : 13 Agustus 1991

Account Twitter : @SanniAruma 



      Jodis Rezky A.S Mangiwa (A.G)

      Nama Lengkap : Jodis Rezky Anggreny
Nama Panggung : A.G
Tempat lahir : Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
Tanggal Lahir : 1 August 1993
Account Twitter : @anggirezxy




     Andi Adisty Wahyuni (P.B)

      Nama Lengkap : Andi Adisty Wahyuni
Nama Panggung : P.B
Tanggal Lahir : 2 September 1993
Account Twitter : @adistyuni



      Febrianti (J.L)

      Nama Lengkap : Febrianti
Nama Panggung : J.L
Tanggal Lahir : 15 Februari 1994
Posisi : Maknae
Account Twitter : @febrianty_tjhie








       Yedi Yelia Dongoran (Yeye)

      Nama Lengkap : Yedi Yelia Dongoran
Nama Panggung : YeYe
Tanggal Lahir : 31 Juli 1994
Posisi : Real Maknae
Account Twitter : @yediyeliaa



Koleksi foto girlband S.O.S


















Read More ->>

S4 : Superstar 4

S4 : Superstar 4


             S4 merupakan boyband pendatang baru di industry hiburan tanah air kita Indonesia. Boyband yang beranggotakan empat cowok ganteng, yaitu : Firly, Jeje, Arthur dan Alif ini telah memulai debut mereka pada tanggal 30 Oktober 2012 yang lalu melalui single hits mereka She’s My Girl dengan menggandeng salah satu member girlband korea yaitu HyunA 4Minute. Sebelumnya mereka telah digembleng dengan latihan dance dan menyanyi selama kurang lebih satu tahun di Korea. Dengan pengalaman mereka tersebut boyband yang terbentuk melalui ajang pencarian bakat Galaxy Superstar season 1 ini telah mampu merebut hati para fans dari Indonesia maupun Korea. Dengan dance yang energik dan suara yang merdu S4 bisa menjadi ancaman bagi boyband di tanah air, seperti sm*sh, XO-IX dan masih banyak lagi.
Perjuangan member S4 ternyata tak sia-sia, pada tahun 2012 yang lalu, S4 pernah diundang tampil di MU:CON Seoul dan mendapat sambutan baik dari penikmat music di Korea. Mereka tampil dengan membawakan dua buah lagu yaitu : She’s my Girl dan Driving me Crazy. Baru baru ini S4 mendapat kesempatan lagi untuk tampil di MU;CON Seoul untuk yang kedua kalinya. Bersama band indie Mocca mereka membawa nama Indonesia ke kancah internasional. S4 juga pernah tampil di Musik Bank in Jakarta dan berkolaborasi dengan salah satu boyband asal Korea yaitu Teentop. Baru-baru ini, mereka juga diundang tampil di Anugerah Planet Musik (APM) Singapura, dan mendapat respon positif dari masyarakat Singapura.
Berikut profil para member S4 :
1.     Firly Firlana Shihab (SEXY)
Lahir     : Lhoksemawe, Aceh 15 Desember 1987
Height   : 184 cm
Weight   : 72 kg
Posisi     : Leader, Rapper, Vokalis, Dancer
Twitter  : @Firlyfirlana




2.     Jefri Haris Gurusinga (SWEET)
Lahir     : Namorambe, Medan 30 Maret 1989
Height   : 178 cm
Weight   : 67 kg
Posisi     : Lead Vocal
Twitter  : @Jefrigurusinga


3.     Arthur Stefano Anapaku (SENTIMENTAL)
Lahir     : Waingapu-Kupang NTT 19 September 1991
Height   : 183 cm
Weight   : 65 kg
Posisi     : Visual, rapper, vokalis
Twitter  : @Arthur_Stefano


4.     Alif Rizky Prihantoro (SMART)
Lahir     : Tegal, Jawa Tengah
Height   : 175 cm
Weight   : 62 kg
Posisi     : Maknae, Dance machine
Twitter  : @AlifRizQ





Berikut koleksi foto dan video boyband S4:



Dara 2ne1


s4 with Teentop



Read More ->>

Total Pageviews

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Ujian Praktek TIK
Silahkan Download disini

Maldini Pali

        Maldini Pali : Si Kaki Emas dari Mamuju




Maldini Pali merupakan putra Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Kini dia menjadi pemuda paling diidolakan sekaligus menjadi panutan bagi pemuda Mamuju maupun Sulbar secara keseluruhan. Prestasinya bersama timnas U-19 saat Piala AFF U-19 dan Pra Piala Asia (PPA) U-19 telah memberi kebanggaan bagi masyarakat Sulbar dan Indonesia.

Bermain sebagai penyerang sayap kanan, Maldini mampu menunjukkan permainan terbaiknya di setiap laga. Meskipun tidak selalu bermain sejak menit awal tetapi kontribusi Maldini bagi tim sangat besar ketika dimainkan.

Saat Piala AFF U-19 lalu dirinya pernah bermain sebagai pemain inti maupun pemain pengganti. Dia bisa memberikan kontribusi yang sama baiknya. Indra Sjafri memang nampaknya sengaja untuk menyimpannya lebih dahulu dan baru memainkannya ketika serangan mulai buntu atau pertahanan lawan mulai kelelahan. Maldini yang memiliki pace dan kecepatan gocek bola tentu akan menyulitkan lawan untuk menjaganya.

Representasi Keunggulan Pesepakbola Indonesia

Bisa dibilang apa yang dimiliki oleh Maldini Pali merupakan kekhasan dari kekuatan pesepakbola Indonesia. Sejak era Tony Pogacnik melatih Indonesia di dekade 1950-an, bisa dikatakan kekuatan khas sepak bola Indonesia terletak pada lari jarak pendek di sisi sayap disertai dengan dribble bola yang bagus. Dan Maldini memiliki semua hal untuk menjadi pemain sayap yang ditakuti lawan.

Maldini Pali memiliki kecepatan. Mungkin kecepatan larinya bisa dibandingkan dengan penyerang Indonesia lainnya yang lebih senior seperti Andik Vermansyah, maupun Okto Maniani. Bedanya dengan dua pemain yang lebih senior tersebut adalah Maldini tidak terlalu egois ketika membawa bola dibuktikan dengan umpannya yang lebih baik kepada rekannya serta memiliki kemampuan umpan silang yang cukup baik. Saat laga melawan Korsel, Maldini melepaskan empat umpan silang dimana dua diantaranya berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh rekannya.
Untuk teknik membawa bolanya sudah tidak diragukan lagi. Maldini yang mulai belajar bermain sepak bola di SSB Manakarra ini sangat lihai dalam membawa bola dan mengelabui pertahanan lawan.

Dalam pertandingan menghadapi Korea Selatan sangat jelas kontribusi besar dari Maldini Pali. Dia memberi assist untuk gol kedua Indonesia yang dicetak oleh Evan Dimas. Dia juga memberi key pass untuk gol ketiga Indonesia. Prosesnya mirip. Evan memberi bola kepada Maldini yang lantas menusuk pertahanan Korsel lalu memberi umpan diagonal mendatar. Bedanya di gol kedua bola langsung diterima Evan Dimas sementara gol ketiga melalui bantuan sentuhan dari Muchlis.

Kedua gol itu menunjukkan kemampuan besar Maldini Pali. Sebagai penyerang sayap dia punya tugas melayani sang penyelesai, yang di timnas U-19 bisa Muchlis maupun Evan Dimas. Maldini yang punya kemampuan dribbling bagus ini membuat pertahanan Korsel longgar. Dia mampu melewati 2-3 pemain. Shim Jehyoek dan Seol Taesu yang seharusnya berperan sebagai gelandang bertahan dan menutup pergerakan Evan Dimas jadi harus mendukung bek kiri Korsel yang kerepotan menjaga Maldini sehingga ketika Maldini dijaga 2 atau 3 orang, Evan Dimas bisa lebih leluasa untuk menciptakan ruang bagi dirinya guna melepaskan tembakan.

Untuk meningkatkan kemampuannya, salah satu yang perlu benar-benar dilatih oleh Maldini adalah penyelesaian akhir. Akurasi tendangan ke gawang dan menyelesaikan peluangnya masih kurang jika dibandingkan Evan Dimas, Muchlis maupun Ilham Udin.

Terkait dengan kerjasama apiknya bersama dengan Evan Dimas selama Piala AFF U-19 dan PPA U-19 ini, Maldini menegaskan bahwa dirinya sudah sehati dengan Evan Dimas. Wajar saja karena keduanya sudah bermain bersama sejak usia mereka baru 15 tahun. Chemistry antar keduanya sudah terbentuk dengan baik sehingga sama-sama saling mengetahui kebiasaan masing-masing. Maldini tahu harus memberi umpan kemana dan seperti apa karena sudah hapal betul dengan gaya main dari Evan Dimas.

Perjalanan Karir Maldini Pali

Maldini Pali mungkin tidak terlahir dari keluarga yang kaya raya, tetapi dia pantas bersyukur tumbuh dalam keluarga yang sangat mencintai sepak bola. Orang tuanya, Pangloli Pali dan Esti Tambing merupakan penggemar berat sepak bola.

Namanya diambil dari legenda AC Milan, Paolo Maldini. Bahkan sempat diperkirakan saat dalam kandungan Maldini Pali memiliki saudara kembar. Ketika tahu akan punya anak kembar, kedua orang tuanya menyiapkan nama Mancini Pali. Tetapi, ternyata Maldini tidak terlahir sebagai anak kembar.

Orang tuanya bekerja sebagai pegawai rendahan di Biro Hukum kantor Gubernur Sulbar. Dia memiliki dua adik yaitu Delvi Aditia dan David Peprigo. Keluarganya sederhana, tapi beruntung bagi Maldini dia memperoleh dukungan penuh dari keluarga untuk mengembangkan bakat sepak bolanya.

Saat SMA, Maldini pindah sekolah ke SMA Ragunan di Jakarta untuk mengembangkan bakat sepak bolanya. Dia lalu lolos dalam rekrutmen pemain Indonesia Football Academy (IFA). Maldini bahkan menjadi salah satu dari tiga pemain Indonesia yang sempat berlatih di Leicester City, Inggris, selama tiga bulan.

Namun, semuanya tidak berjalan mulus. Sepulangnya ke Indonesia, IFA dibubarkan. Tetapi Maldini Pali tidak patah semangat. Dia tetap giat berlatih sembari bersekolah. Akhirnya titik terang kembali datang saat dirinya terpilih masuk Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yang berlatih dan berkompetisi di Uruguay.

Berkat peningkatan kemampuannya, Maldini terpilih masuk timnas Indonesia U-17 dan U-19. Maldini turut mengantarkan Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam dalam drama adu penalti yang berkesudahan 7-6 untuk Garuda Muda. Pengagum Lionel Messi ini pun berkontribusi penting dalam PPA U-19.

Menginspirasi Kegairahan Olahraga di Mamuju

Pemilik nomor punggung 15 ini tidak hanya berhenti di situ. Maldini mampu memberi inspirasi terhadap bergairahnya sepak bola di Mamuju, Sulbar.

Pemuda bertinggi 168cm ini diberi hadiah rumah mewah seharga Rp680 juta dari gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Menurut Adnan, rumah yang berada di Perumahan Mutiara Gading, Mamuju itu diberikan setelah dirinya berkonsultasi dengan wakil gubernur, sekda dan pimpinan DPRD Sulbar.

Tidak hanya itu, ke depan Pemprov dan DPRD Sulbar untuk APBD 2014 akan mengalokasikan dana guna membeli lahan dua hektar untuk kampung atlet berprestasi nasional dan internasional. Pemda Sulbar pun akan lebih memikirkan olahraga untuk prestasi ke depannya. Mamuju dan Sulbar secara keseluruhan yang selama ini kurang bergairah di bidang olahraga pun seketiga bergairah berkat prestasi yang ditorehkan oleh Maldini Pali.

Prestasi Maldini pun turut menggairahkan sepak bola Mamuju. Persemaju, klub asal Mamuju hingga kini masih berkutat di Divisi I. Alhasil masyarakat di Mamuju dan daerah lain Sulawesi Barat lebih dekat dengan PSM Makassar. Sulawesi Barat sendiri merupakan pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan pada 2004 lalu.

Selama libur Maldini berlatih bersama rekan-rekannya di SSB Manakarra, Sulbar. Dia mengikuti setiap arahan dari pelatih Manakarra, M. Irfan Rahman, seperti latihan tanpa bola untuk melatih reaksi kecepatan, melompat, gerak tipu dengan dan tanpa bola, serta penyelesaian akhir. M. Irfan Rahman merupakan pelatih sejak Maldini belum genap 12 tahun. Semenjak kehadiran Maldini, latihan SSB Manakarra pun lebih lama satu jam. Jika sebelumnya dimulai pukul 3 sore maka sekarang pukul 2, anak-anak sudah berkumpul. Ini berkat Maldini yang memotivasi anak-anak SSB Manakarra untuk lebih giat berlatih demi perkembangan yang lebih baik.

Maldini dan Timnas U-19 memang telah menjadi motivasi baru bahwa masih ada yang bisa dibanggakan dari Indonesia. Negeri yang sedang mengalami keterpurukan di segala lini kehidupannya. Semoga kegairahan untuk maju di bidang olahraga ini bisa terus bertahan dan benar-benar menghasilkan banyak prestasi.

(sumber : pulsk.com )

Dream Catcher

Dream Catcher






Dream catcher atau penangkap mimpi berakar pada tradisi orang-orang penduduk pribumi Amerika (Indian) menggantungkan sebuah jaring-jaring simbolis di atas tubuh seseorang yang tidur untuk melindunginya dari mimpi buruk. Sebuah dream catcher terbuat dari sebuah simpul kayu berbentuk lingkaran yang di dalamnya terdapat sebuah jaring anyaman dengan lubang di tengahnya. Di bagian bawah lingkaran kayu itu terdapat dua atau lebih bulu yang tergantung-gantung. Dengan digantungkan di atas orang yang sedang bermimpi, dream catcher akan menyaring mimpi-mimpi dari udara malam, dan hanya akan membiarkan mimpi-mimpi yang baik dan pesan-pesan yang penting saja yang masuk ke dalam orang tersebut.
Ada banyak sekali legenda-legenda indah mengenai asal usul dream catcher ini, yang menceritakan apa yang bisa dilakukan oleh penangkap mimpi itu. Indian Lakota, misalnya, mempercayai bahwa mimpi yang baik ditangkap untuk menjadi bagian dari jaringan kehidupan, sementara mimpi-mimpi buruk akan lewat begitu saja melalui lubang yang ada di tengah penangkap mimpi. Legenda suku Navajo, Ojibwe, dan Chippewa menyatakan bahwa jaring itu menangkap mimpi buruk, mencegahnya masuk ke dalam impian, sementara mimpi-mimpi yang baik akan lewat melalui lubang di tengahnya. Dalam legenda ini, sinar matahari pagi akan memurnikan jaring itu dari mimpi-mimpi buruk yang ditangkapnya semalam. Penangkap mimpi untuk anak-anak dengan legenda yang disebut terakhir ini memiliki sebuah bulu di lubang tengahnya sehingga mimpi-mimpi yang baik bisa masuk ke dalam bulu itu dan masuk ke dalam mimpi.
Penangkap mimpi tradisional memiliki delapan titik tempat jaring menempel pada lingkaran, hal ini melambangkan delapan kaki laba-laba. Laba-laba melambangkan energi penciptaan kaum wanita, kebijaksanaan, dan pembelajaran. Dalam kebudayaan orang Indian, penangkap mimpi sangat penting untuk digantungkan di atas tempat tidur bayi supaya bayi terlindung dari mimpi buruk atau “angin jahat” (energi yang buruk). Penangkap-penangkap mimpi ini, kesemuanya dibuat dari simpai dan urat jaring pohon willow, tidak dibuat untuk dipakai selamanya. Ketika si anak tumbuh dewasa, penangkap mimpi ini biasanya diganti dengan yang baru untuk siklus kehidupan si anak berikutnya.
Meskipun gagasan tentang mimpi merupakan gagasan yang umum dikaitkan dengan dream catcher, tampaknya tujuan pemaknaan yang sesungguhnya dari penangkap mimpi ini lebih luas lagi. Legenda suku Lakota, misalnya, meyakini bahwa selama perjalanan kehidupan banyak kekuatan yang bisa menghalangi kesadaran atas Roh Besar. Keyakinan pada Roh Besar bisa membuat penangkap mimpi tidak hanya akan menangkap mimpi-mimpi baik namun juga visi, gagasan, dan peluang yang baik yang bisa membantu seseorang mencapai tujuan dan cita-citanya. Oleh karena itu, dream catcher tidak hanya berguna untuk tidur saja, namun lebih merupakan totem atau jimat yang dipercaya oleh sementara orang bisa memusatkan energi baik dan menghilangkan energi negatif.
Dewasa ini, dream catcher telah diadopsi dan dipopulerkan di kebudayaan Barat sebagai sebuah benda hiasan dan alat New Age. Anda bisa menemukan dream catcher di internet dan toko-toko barang-barang hadiah istimewa.

           Skuad TIMNAS U-19


         

          Tim nasional sepak bola U-19 Indonesia adalah tim nasional sepak bola yang berisikan para pemain di bawah usia 19 tahun, yang mewakili Indonesia pada sepak bola internasional. Tim ini berada di bawah kendali Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Pada Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013, Indonesia untuk pertama kalinya berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam melalui adu penalti.

Skuad saat ini 


No. Pos. Nama Pemain Tanggal lahir (umur) Tampil Gol Klub
1 GK Ravi Murdianto 8 Januari 1995 (umur 19)

Bendera Indonesia Mitra Kukar
23 GK Awan Seto Raharjo 20 Maret 1997 (umur 16)

Unattached

GK M Diky Indrayana




2 DF Putu Gede Juni Antara 7 Juni 1995 (umur 18)
1 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
3 DF Febly Gushendra 24 Februari 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Diklat Ragunan
4 DF Mahdi Fahri Albaar 27 September 1996 (umur 17)

Unattached
5 DF Muhammad Fatchurohman 28 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persekap Pasuruan
13 DF Muhamad Sahrul Kurniawan 5 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persinga Ngawi
18 DF Hansamu Yama Pranata 16 Januari 1995 (umur 19)

Unattached

DF Bagas Adi Nugroho 8 Maret 1997 (umur 16)

Bendera Indonesia Sriwijaya U-21

DF Eriyanto 12 Maret 1996 (umur 17)

Bendera Indonesia Persib U-21

DF Ryuji Utomo Prabowo 1 Juli 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Persib U-21

6 MF Evan Dimas Darmono 13 Maret 1995 (umur 18) 13 11 Unattached
8 MF Muhammad Hargianto 24 Juli 1996 (umur 17)
2 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
11 MF Hendra Sandi Gunawan 10 Februari 1995 (umur 19)

Bendera Indonesia Persiraja Banda Aceh
17 MF Paulo Oktavianus Sitanggang 17 Oktober 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Mitra Kukar
19 MF Zulfiandi 17 Juli 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia PSSB Bireuen

MF Alqomar Tehupelasury 16 Juni 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Nusa Ina

MF Ichsan Kurniawan 25 Desember 1995 (umur 18)

Bendera Indonesia Sriwijaya U-21

MF Irfandy Zein Al-Zubeidi


Bendera Indonesia Nusa Ina

7 FW Muhammad Dimas Drajad 30 Maret 1997 (umur 16)

Bendera Indonesia Gresik Utd U-21
9 FW Dinan Yahdian Javier 6 April 1995 (umur 18)

Unattached
10 FW Muchlis Hadi Ning Syaifulloh 26 Oktober 1996 (umur 17)
4 Bendera Indonesia PSM Makassar
15 FW Maldini Pali 27 Januari 1995 (umur 19)
1 Bendera Indonesia PSM Makassar
20 FW Ilham Udin Armayn 10 Mei 1997 (umur 16)
4 Bendera Indonesia Diklat Ragunan
31 FW Yabes Roni Malaifani 06 Februari 1995 (umur 19) 2 1 Bendera Indonesia Persap Alor

FW Miftahul Hamdi


Bendera Indonesia Persiraja Banda Aceh

FW Septian David Maulana 1 September 1996 (umur 17)

Bendera Indonesia Diklat Salatiga

FW Reza Fahlevi Maldini Sitorus


Bendera Indonesia PSDS Deli Serdang

S.O.S : Sensation of Stage


S.O.S : Sensation of Stage





        Pada postingan kali ini, admin mau membahas salah satu Girlband Indonesia yakni S.O.S (dibaca : es o es). S.O.S adalah singkatan dari sensation of stage. Mereka adalah sister-nya S4 (S4 bisa dibaca di postingan sebelumnya). Girlgroup  yang beranggotakan enam wanita cantik yaitu, Mary, J.L, SUN, Yeye, PB, dan A.G lahir melalui ajang pencarian bakat Galaxy Superstar season 1. Sama dengan S4, meereka juga di-training di Korea selama kurang lebih satu tahun.
S.O.S debut pada tanggal 14 Februari 2013 yang lalu dengan single hits pertama mereka Drop It Low. Baru-baru ini mereka menjadi the winner SBS POP ASIA 2013 dengan mengalahkan girlband dari korea seperti f(x), T-ara, SNSD, 2ne1 dan lain-lain. Tentu kesuksesan yang mereka dapat bukan dengan cara instan layaknya girlband di tanah air yang hanya modal tampang, namun dengan perjuangan yang keras dan tekad yang kuat.
Berikut profil member S.O.S :

      1. Maria Olivia Budiman (Mary)

      Nama Lengkap : Maria Olivia Budiman
Nama Panggung : Mary
Posisi : Leader
Tempat lahir : Surabaya, Jawa Timur
Tanggal Lahir : 21 Desember 1989
Account Twitter : @MariaOliviaB



                            Mary dan Jessica Mila ketika menjadi agent mission-X



     Sannia Arumasari (SUN)

Nama Lengkap : Sannia Arumasari
Nama Panggung : Sun
Tanggal Lahir : 13 Agustus 1991

Account Twitter : @SanniAruma 



      Jodis Rezky A.S Mangiwa (A.G)

      Nama Lengkap : Jodis Rezky Anggreny
Nama Panggung : A.G
Tempat lahir : Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
Tanggal Lahir : 1 August 1993
Account Twitter : @anggirezxy




     Andi Adisty Wahyuni (P.B)

      Nama Lengkap : Andi Adisty Wahyuni
Nama Panggung : P.B
Tanggal Lahir : 2 September 1993
Account Twitter : @adistyuni



      Febrianti (J.L)

      Nama Lengkap : Febrianti
Nama Panggung : J.L
Tanggal Lahir : 15 Februari 1994
Posisi : Maknae
Account Twitter : @febrianty_tjhie








       Yedi Yelia Dongoran (Yeye)

      Nama Lengkap : Yedi Yelia Dongoran
Nama Panggung : YeYe
Tanggal Lahir : 31 Juli 1994
Posisi : Real Maknae
Account Twitter : @yediyeliaa



Koleksi foto girlband S.O.S


















S4 : Superstar 4

S4 : Superstar 4


             S4 merupakan boyband pendatang baru di industry hiburan tanah air kita Indonesia. Boyband yang beranggotakan empat cowok ganteng, yaitu : Firly, Jeje, Arthur dan Alif ini telah memulai debut mereka pada tanggal 30 Oktober 2012 yang lalu melalui single hits mereka She’s My Girl dengan menggandeng salah satu member girlband korea yaitu HyunA 4Minute. Sebelumnya mereka telah digembleng dengan latihan dance dan menyanyi selama kurang lebih satu tahun di Korea. Dengan pengalaman mereka tersebut boyband yang terbentuk melalui ajang pencarian bakat Galaxy Superstar season 1 ini telah mampu merebut hati para fans dari Indonesia maupun Korea. Dengan dance yang energik dan suara yang merdu S4 bisa menjadi ancaman bagi boyband di tanah air, seperti sm*sh, XO-IX dan masih banyak lagi.
Perjuangan member S4 ternyata tak sia-sia, pada tahun 2012 yang lalu, S4 pernah diundang tampil di MU:CON Seoul dan mendapat sambutan baik dari penikmat music di Korea. Mereka tampil dengan membawakan dua buah lagu yaitu : She’s my Girl dan Driving me Crazy. Baru baru ini S4 mendapat kesempatan lagi untuk tampil di MU;CON Seoul untuk yang kedua kalinya. Bersama band indie Mocca mereka membawa nama Indonesia ke kancah internasional. S4 juga pernah tampil di Musik Bank in Jakarta dan berkolaborasi dengan salah satu boyband asal Korea yaitu Teentop. Baru-baru ini, mereka juga diundang tampil di Anugerah Planet Musik (APM) Singapura, dan mendapat respon positif dari masyarakat Singapura.
Berikut profil para member S4 :
1.     Firly Firlana Shihab (SEXY)
Lahir     : Lhoksemawe, Aceh 15 Desember 1987
Height   : 184 cm
Weight   : 72 kg
Posisi     : Leader, Rapper, Vokalis, Dancer
Twitter  : @Firlyfirlana




2.     Jefri Haris Gurusinga (SWEET)
Lahir     : Namorambe, Medan 30 Maret 1989
Height   : 178 cm
Weight   : 67 kg
Posisi     : Lead Vocal
Twitter  : @Jefrigurusinga


3.     Arthur Stefano Anapaku (SENTIMENTAL)
Lahir     : Waingapu-Kupang NTT 19 September 1991
Height   : 183 cm
Weight   : 65 kg
Posisi     : Visual, rapper, vokalis
Twitter  : @Arthur_Stefano


4.     Alif Rizky Prihantoro (SMART)
Lahir     : Tegal, Jawa Tengah
Height   : 175 cm
Weight   : 62 kg
Posisi     : Maknae, Dance machine
Twitter  : @AlifRizQ





Berikut koleksi foto dan video boyband S4:



Dara 2ne1


s4 with Teentop



Blogger TemplatesMy Blogger TricksAll Blogger Tricks
Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Followers